Dana Pinjaman

Habis di PHK Perlu Ajukan Dana Pinjaman atau Tidak? Simak 4 Ulasan Berikut!

Dengan adanya wabah pandemi corona ini hampir seluruh bagian negara khususnya di Indonesia, memberikan pengaruh yang cukup besar dan signifikan terhadap perputaran ekonomi di berbagai bidang dan lapisan masyarakat. Dana pinjaman perlu atau tidak diajukan untuk karyawan yang habis di PHK?

Dengan Diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di beberapa kota besar membuat banyak perusahaan tidak mendapatkan pemasukan yang stabil, yang membuat mereka terpaksa merumahkan atau bahkan men-PHK karyawan-karyawannya.

Padahal, kondisi keuangan yang tidak stabil bukan hanya berpengaruh pada pemasukan finansial perusahaan, tetapi juga pemasukan setiap individu. Sehingga, hal tersebut juga berdampak pada perputaran ekonomi negara secara keseluruhan.

Lalu, bagaimana nasib para karyawan yang terkena PHK? Perusahaan yang terkena dampaknya untuk sementara tidak menerima karyawan baru, sehingga karyawan yang terkena PHK pun juga menjadi sulit mendapatkan pekerjaan baru. Padahal, kebutuhan hidup semakin meningkat.

Dikarenakan hal ini, mungkin banyak diantara ALovers yang bertanya, apakah dianjurkan ajukan dana pinjaman setelah di PHK? Nah, maka dari itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang hal-hal yang perlu dilakukan ketika menghadapi PHK, termasuk mengajukan dana pinjaman uang setelah PHK itu sendiri. Yuk kita simak bersama-sama ALovers.

PHK memang sesuatu yang tidak bisa dihindari, terutama di tengah pandemi yang membuat perputaran ekonomi menjadi tidak stabil secara keseluruhan. Meski begitu, jangan sampai PHK justru membuatmu menjadi putus asa. Karena, sebenarnya masih ada beberapa hal yang bisa ALovers lakukan dalam menyikapi PHK. Apa sajakah itu? yaitu sebagaimana berikut ini:

1. Ketahuilah Hak Sebagai Karyawan

Kamu perlu mengetahui hak-hak sebagai karyawan ALovers. Meskipun perusahaan berhak untuk melakukan PHK secara sepihak terhadap, tetapi tidak boleh terlupakan bahwa karyawan juga berhak mendapatkan hak-hak mereka. Dalam arti, perusahaan tidak bisa melakukan PHK sembarangan.

Sebagai upaya pemerintah dalam melindungi serta menjamin hak-hak dasar pekerja, maka ditetapkanlah UU RI Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, yang mana karyawan berhak mendapatkan uang pesangon beserta benefit-benefit lainnya, seperti uang penggantian (cuti tahunan, penggantian biaya pengobatan, dan lain-lain) sesuai dengan undang-undang dan ketetapan perusahaan.

Dan apabila ALovers justru tidak mendapatkan hak-hak yang sudah ditetapkan, maka ALovers juga berhak untuk membawanya ke jalur hukum.

2. Cek Kondisi Keuangan Saat Ini

Sebelum ALovers bertanya tentang, apakah dianjurkan ajukan pinjaman setelah PHK? Maka ada baiknya jika ALovers bertanya terlebih dahulu tentang, bagaimana cara mengatur keuangan ALovers saat ini untuk bertahan hidup setelah PHK?

Kehilangan pekerjaan sama saja dengan kehilangan penghasilan. Dan tanpa adanya pemasukan rutin, maka hal tersebut juga akan memberikan kesulitan dalam hal memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi jika ini sudah terjadi, maka ALovers tak memiliki pilihan lain selain terpaku pada keuangan yang dimiliki saat ini.

Oleh karena itu, ada baiknya jika ALovers mulai menghitung jumlah aset dan uang yang dimiliki guna mengetahui berapa lama ALovers bisa bertahan hidup tanpa memiliki pekerjaan, mulai dari tabungan, rumah, deposit, investasi, hingga uang pesangon yang didapat.

Setelah itu, barulah ALovers mulai mengutamakan pengeluaran bulanan yang menjadi prioritas, misalkan cicilan dan tagihan rutin seperti listrik dan air. Jika ALovers merasa bahwa uang yang dimiliki tidak akan bisa bertahan lama, maka sudah saatnya ALovers mencari sumber penghasilan lainnya sembari mencari pekerjaan baru, seperti membuka bisnis kecil-kecilan.

3. Ajukan Keringanan Cicilan di Leasing atau Bank

Jika ALovers masih memiliki tanggungan cicilan namun terkena PHK secara mendadak, tentu hal tersebut bisa membuat panik dan khawatir. Apalagi jika tenor yang diambil masih panjang dengan bunga pinjaman yang cukup tinggi.

Maka dari itu, salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mengajukan permohonan keringan cicilan pada pihak bank atau leasing. Berdasarkan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini pihak perbankan maupun leasing telah bersedia untuk meringankan beban cicilan bagi siapapun yang mengajukan permohonan.

Ketahuilah sekiranya berapa dana pinjaman yang ALovers butuhkan. Dan pastikan pula bahwa dana pinjaman yang pada nantinya ALovers pinjaman tersebut memang benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang sangat mendesak dan prioritas.

Pilih pinjaman online langsung cair ktp dengan bunga rendah. Tips selanjutnya dalam mengajukan pinjaman setelah PHK adalah dengan memilih produk dana pinjaman dengan bunga rendah, agar kedepannya, suku bunga ini tidak akan memberikanmu lebih banyak beban dalam hal finansial.

Hanya saja, perlu diingat untuk tidak mudah terlena dengan tawaran pinjaman bunga rendah begitu saja. Pastikan bahwa tempat ALovers mengajukan dana pinjaman online 24 jam ialah lembaga atau perusahaan yang terpercaya dan sudah terdaftar OJK.

Sehubungan dengan poin sebelumnya bahwa mengajukan dana pinjaman di lembaga yang sudah terdaftar OJK sangatlah penting. Karena, fungsi OJK yang bersifat melindungi dan mengontrol seluruh aktivitas sektor jasa keuangan akan membantumu dalam meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Daftar Kartu Pra Kerja dari Pemerintah

Untuk mempermudah masyarakat yang tengah mencari pekerjaan, baik itu bagi yang terdampak PHK maupun untuk para lulusan baru, maka pemerintah mengadakan program Kartu Pra Kerja, sebuah program untuk memugkinkan masyarakat mendapatkan pelatihan vokasi berupa peningkatan keterampilan untuk menjalankan bisnis ataupun mempersiapkan mereka untuk terjun ke dunia kerja.

Program pelatihan dan sertifikasi akan berlangsung selama dua bulan, yang mana setiap peserta juga akan mendapatkan insentif atau gaji per bulan hingga mereka mendapatkan pekerjaan baru. Dan selama pandemi, maka penerima Kartu Pra Kerja akan mendapatkan insentif kurang lebih sebesar Rp3,5 juta selama mengikuti program. Tentu saja hal ini sedikit banyak bisa memberikanmu kemudahan dalam menyikapi PHK yang tengah terjadi, bukan?

Tips terakhir dalam mengajukan dana pinjaman setelah PHK adalah bahwa pastikan ALovers mengajukan dana pinjaman untuk keperluan yang benar-benar mendesak. Dan pastikan pula bahwa ALovers memang sanggup untuk melunasi.

Sebagai contoh, ALovers bisa mengajukan dana pinjaman sebagai modal usaha, yang mana kedepannya ALovers bisa memastikan untuk mengembalikan dana ketika bisnis sudah berjalan.

Jika ALovers merasa terlalu berisiko untuk mengajukan dana pinjaman online terpercaya setelah PHK, maka ada baiknya jika ALovers tahan dulu keinginan untuk mengajukan dana pinjaman online langsung cair tanpa ribet dan berpakulah pada simpanan tabungan dan aset yang dimiliki saat ini ALovers kembali memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.

Nah, jika saat ini ALovers tengah mengalami dilema dalam memecahkan berbagai permasalahan finansial ketika pandemi, janganlah khawatir. Karena Akulaku.com hadir dengan berbagai produk keuangan yang ALovers butuhkan.