pinjaman tanpa jaminan non bank

Perhatikan 8 Hal Berikut! Sebelum Pinjaman Tanpa Jaminan Non Bank Di Era Digital

Akhir-akhir ini layanan keuangan berbasis teknologi (Fintech) semakin berkembang pesat san semakin banyak digunakan masyarakat Indonesia. Dengan kemudahannya dan cepat membuat ALovers sangat tertarik bahkan bergantung dengan teknologi ini. Salah satu jenis fintech yang tengah populer yaitu pinjaman tanpa jaminan non bank. Namun, belakangan juga muncul berbagai pemberitaan negatif tentang fintech pinjaman tanpa jaminan non bank ilegal yang memakan banyak korban.

Tentunya kehadiran fintech pinjaman tanpa jaminan non bank merupakan solusi bagi masyarakat yang butuh dana cepat. Sayangnya, banyak kasus yang mencuat terkait fintech pinjaman tanpa jaminan non bank tanpa kartu kredit ilegal mulai dari masalah penipuan, bunga yang terlampau tinggi, hingga melakukan penagihan dengan intimidasi.

Sebenarnya, jika ALovers bersikap hati-hati ketika mencari pinjaman online melalui fintech pinjaman cepat tanpa jaminan non bank, ALovers juga akan terhindar dari berbagai hal yang merugikan. Hal pertama yang harus ALovers lakukan agar lebih aman saat bertransaksi melalui fintech pinjaman tanpa jaminan non bank tanpa kartu kredit yaitu carilah perusahaan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK sebagai pengawas jasa keuangan sudah menerbitkan aturan untuk fintech. Aturan tersebut tertuang dalam POJK No.77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).

1. Hindari Penipuan Fintech pinjaman tanpa jaminan non bank 

Saat ini jumlah penyelenggara fintech pinjaman uang non bank tanpa jaminan yang terdaftar dan memiliki izin dari OJK adalah 99 perusahaan. ALovers bisa mengecek daftar lengkapnya di situs resmi OJK. Nah, agar ALovers tidak kena tipu, inilah ciri-ciri penipuan berkedok pinjaman uang non bank tanpa jaminan yang sesuai petunjuk OJK yang harus ALovers hindari meskipun terdesak membutuhkan uang.

2. Kreditur mengejar-ngejar atau memaksa

Pemberi pinjaman alias kreditur biasanya akan bersikap lebih antusias daripada si peminjam. Mereka akan terkesan mengejar-ngejar dan memaksa. Namun, ada juga peminjam yang berusaha bersikap wajar ketika peminjam berupaya menanyakan informasi. Barulah ketika proses follow up mereka mulai mengeluarkan jurus rayuan. Bahkan, terdapat iming-iming bonus serta fasilitas berlebihan dan tak masuk akal.

3. Informasi tidak jelas

Sebelum mengajukan pinjaman, ALovers harus memperhatikan informasi yang terdaftar di laman perusahaan. Apabila informasi yang ALovers dapatkan tidak jelas, maka ALovers patut curiga. Perhatikan apakah ada hal-hal yang mencurigakan.

Apabila tercantum alamat email yang dipakai oleh perusahaan, lihat juga apakah itu email resmi perusahaan. Jika menggunakan email pribadi maka perlu dicurigai. Periksa juga apakah alamat yang tercantum di website asli.

4. Syarat terlalu mudah

Biasanya syarat mengajukan pinjaman di pinjaman non bank tanpa jaminan memang terbilang lebih mudah daripada pinjaman konvensional. Oknum yang berniat menipu biasanya mengabaikan histori kredit penerima pinjaman sehingga terkesan mudah dan cepat.

Padahal histori kredit sangat penting untuk mengetahui apakah seorang calon penerima pinjaman layak menerima pinjaman atau tidak.

5. Minta uang muka

Ketika akan mengajukan pinjaman ke pinjaman tanpa jaminan non bank biasanya nasabah akan dimintai biaya administrasi yang tidak seberapa. Nah, ALovers musti waspada jika perusahaan meminta dana cukup besar atau lebih dari Rp1 juta.

Biasanya mereka akan memberikan alasan untuk memudahkan proses administrasi. Padahal hal tersebut merupakan motif penipuan.

6. Minta informasi pribadi secara berlebihan

Waspadalah jika perusahaan menanyakan hal-hal yang sifatnya privasi seperti pin atau password rekening bank. Informasi yang sifatnya aman diberikan untuk mengajukan pinjaman adalah nama, alamat email, nomor KTP, dan nomor telepon.

7. Permission yang berlebihan

Ketika mengunduh aplikasi pinjaman online, ALovers harus bersikap jeli. Perhatikan di bagian permission. Jika ada permission yang meminta untuk mengecek kontak di ponsel, riwayat panggilan, hingga SMS, sebaiknya tidak perlu disetujui.

Sebelum memutuskan memilih pinjaman online saat membutuhkan dana, sebaiknya ALovers menilik kembali kondisi keuanganmu. Idealnya persiapkan perencanaan keuangan dengan baik sehingga ketika dalam kondisi terdesak, sudah ada dana cadangan.

Dengan begitu, ALovers bisa menggunakan dana milikmu sendiri, tanpa harus menambah jumlah utang.  

8. Kenali Jenis-jenis Fintech

Tahukah ALovers selain fintech pinjaman tanpa jaminan non bank, masih ada beberapa jenis fintech lain lho! Inilah klasifikasi jenis fintech menurut Bank Indonesia termasuk fintech pinjaman tanpa jaminan non bank:

Crowdfunding dan P2P lending

Crowdfunding jadi wadah yang memungkinan untuk melakukan penggalangan dana untuk berbagai tujuan, misalnya untuk menyumbang ke korban bencana. Sementara P2P lending adalah platform yang mempertemukan antara si pemberi pinjaman dan peminjam.

Risk and investment management

Dengan kata lain, fintech jenis ini adalah perusahaan perencana keuangan dalam bentuk digital. Dengan adanya fintech jenis ini, ALovers hanya perlu membuka aplikasi melalui ponsel pintar dan mengisi data untuk dapat menikmati layanan perencana keuangan.

Payment, settlement, and clearing

Fintech jenis ini akan memudahkan proses pembayaran secara online. Contohnya adalah dompet elektronik atau e-wallet dan payment gateway. Dengan adanya fintech jenis ini, masyarakat akan sangat terbantu dalam berbagai urusan pembayaran.

Aplikasi Fintech 

Fintech jenis ini merupakan aplikasi keuangan pinjaman secara online disajikan kepada pengguna. ALovers bisa dengan mudah pinjaman tanpa jaminan non bank hanya dengan memasukkan KTP dan data lainnya. Syarat nya sangat mudah dan cepat. 

Salah satu fintech yang terpercaya jenis ini adalah Akulaku.com yang siap memberi kemudahan bagi ALovers yang membutuhkan dana cepat. Limit yang ditawarkan pun besar hingga 25 juta, selain itu tenor yang diberikan juga panjang hingga 15 bulan. Nah ALovers bisa mendownload aplikasi tersebut di Appstore dan Google Playstore dan langsung ajukan limit melalui Akulaku.com. 

Transaksi Aman di Akulaku aja! Kini saatnya ALovers menikmati kemudahan layanan dari Akulaku.